Jakarta (KABARIN) - Pelatih timnas bola basket U18 Indonesia, Ismael, menilai timnya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi meski berhasil meraih kemenangan telak 89-35 atas Laos pada laga perdana FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 di Thailand, Kamis.
"Ada beberapa hal teknis seperti three point field goal, helpside defensive rebounds, detail instruksi yang masih belum disiplin dijalankan, dan juga ada sejumlah pemain belum mendapatkan feel atau touch-nya di laga pertama tadi," kata dia usai pertandingan.
Menurut Ismael, kemenangan tersebut menjadi awal yang baik bagi Garuda Muda dalam mengarungi kualifikasi zona Asia Tenggara. Namun, ia menegaskan tim pelatih tetap harus melakukan evaluasi agar performa tim semakin optimal pada pertandingan berikutnya.
Ia menjelaskan sejumlah catatan teknis tersebut harus segera diperbaiki karena Indonesia akan menghadapi Malaysia pada laga kedua yang berlangsung Jumat (12/6) pukul 13.00 WIB.
Ismael menilai Malaysia akan memberikan tantangan yang lebih berat dibanding Laos. Selain memiliki variasi pertahanan yang solid, tim Negeri Jiran juga diperkuat pemain-pemain bertubuh besar yang mampu bermain efektif dari area perimeter saat menyerang.
Selain mempersiapkan strategi menghadapi lawan, tim pelatih juga dihadapkan pada tantangan menjaga kebugaran pemain karena waktu pemulihan yang relatif singkat antarpertandingan.
Meski demikian, ia melihat rotasi pemain yang dilakukan saat menghadapi Laos menjadi keuntungan tersendiri karena hampir seluruh pemain mendapatkan kesempatan bermain yang cukup.
Ryansean Bastian Gunawan tercatat sebagai pemain yang memperoleh menit bermain terbanyak dengan durasi 21 menit.
"Kami akan maksimalkan waktu recovery dengan melakukan beberapa treatment untuk mereka (pemain)," tambah dia.
Pada pertandingan melawan Laos, Indonesia tampil dominan sejak awal laga. Garuda Muda menutup kuarter pertama dengan keunggulan 30-13 dan terus menjaga momentum hingga memimpin 47-20 saat turun minum.
Dominasi Indonesia berlanjut pada paruh kedua pertandingan hingga akhirnya memastikan kemenangan meyakinkan dengan skor 89-35.
Pemain Indonesia, Chimaobi Nzekwue, tampil sebagai pencetak angka terbanyak dengan torehan 24 poin dan sembilan rebound. Sementara itu, Fathy Muhammad Zhafif turut menyumbang 12 poin dan lima rebound.
Timnas basket U18 Indonesia tergabung di Grup B Kualifikasi SEABA 2026 dan berjuang memperebutkan satu tiket menuju FIBA U18 Asia Cup 2026 yang akan berlangsung di India pada 13-23 Agustus 2026.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026